Coolpix P500
Posted in
Tanggal 9 Februari 2011 nanti di Jepang akan ada pameran tahunan bernama CP (Camera and Photoimaging Show) yang diyakini akan menjadi ajang peluncuran produk kamera baru khususnya dari dua kubu elit yaitu Canon dan Nikon. Penasaran kira-kira produk unggulan apa yang bakal diluncurkan nanti? Bagaimana kalau DSLR penerus EOS 1000D, mau? Atau apa jadinya kalau Nikon ikut membuat kamera saku berlensa cepat seperti Lumix LX5 dan Olympus XZ-1? Meski tidak jadi jaminan, tapi rumor yang beredar lumayan kencang kalau itu semua bisa saja terjadi. Tertarik?
Canon
Tanda tanya terbesar saya di kelompok DSLR (ter)murah dari Canon adalah : apakah Canon akan membuat penerus dari EOS 1000D? Kalau saja ini benar terjadi, rumor beredar memprediksi kalau di ajang CP+ ini nanti akan hadir sang penerus yang bakal diberi nama EOS 1100D. Wooow, seperti apa kira-kira fiturnya? Inilah prediksi dari Canon rumor
- sensor 12 MP
- HD Video
- 9 titik AF
- ISO 100-6400
- prosesor Digic IV
- ada pilihan warna merah
Tanda tanya kedua saya adalah : apakah Canon masih ingin melanjutkan tradisi EOS Rebel sejak dulu yang konsisten diperbarui dengan penamaan kelipatan 50? Misal EOS 350D lalu 400D, lalu 450D, disusul 500D dan terakhir 550D. Rasanya 99,9% kemungkinan Canon akan membuat 600D (yang dirumorkan juga akan hadir di ajang CP+ nanti) yang entah bakal menyempurnakan apanya lagi dari 550D (dari 500D ke 550D saja Canon seperti sudah kebingungan mau melakukan upgrade apa). Tapi prediksi Canon Rumor mengatakan kalau perbedaan EOS 600D dengan pendahulunya hanyalah dalam urusan layar LCD Vari-Angle 3 inci saja (layar yang bisa dilipat seperti pada EOS 60). Terlalu..
Nikon
Bagaimana dengan Nikon? Statistik membuktikan kalau sejak 2006 setiap Februari Nikon selalu membuat pengumuman peluncuran produk baru. Tapi saat ini Nikon tengah menikmati masa keemasan dengan mengandalkan penjualan duo DSLR anyar mereka yaitu D3100 untuk pemula dan D7000 untuk kelas menengah. Lalu apa yang akan diperkenalkan bulan depan? Kemungkinan besar adalah lensa DSLR dan kamera Coolpix. Ah ya, Coolpix selalu mendapat catatan negatif dan menuai banyak kritik karena kalah bersaing dalam kualitas dan variasi produk dibanding merk pesaing. Tapi kali ini ada dua rumor Coolpix yang bakal jadi berita besar bila benar terjadi. Apa sajakah itu?
Yang pertama adalah Coolpix mungil dengan lensa 24-100mm f/1.8 yang dengan mudah ditebak adalah bakal pesaing Canon S95, Lumix LX-5 ataupun Olympus XZ-1 sebagai kamera saku kelas elit berlensa cepat. Semoga Coolpix ini dilengkapi juga dengan flash hot shoe yang bakal mendukung TTL dengan berbagai flash Nikon. Kedua adalah Coolpix super zoom (dan benar-benar super zoooom) dengan 36x zoom optik !! Prediksinya si ‘teropong bintang’ ini akan punya nama Coolpix P500 yang berlensa Nikkor ED VR 22.5-810mm (sangat wide dan sangat tele, super…). Bahkan kabarnya P500 akan memiliki ring di lensa yang bisa dipakai untuk melakukan zooming, sebuah tren yang dulu diciptakan oleh Canon dengan Powershot S90.
Bagaimana dengan kelanjutan DSLR full frame penerus D700 atau kepastian apakah Nikon akan positif membuat kamera mirrorless? Tunggu jawabannya di bulan Maret-April 2011 ini
Kamera saku tahun 2011 kini pakai sensor 16 MP
Posted in
Tahun 2011 sudah datang. Prediksi saya menjadi kenyataan, kamera digital akan kehilangan arah dalam melakukan upgrade dan akan memaksakan resolusi sensor di luar batas kewajaran. Alhasil lahirlah kamera-kamera baru dengan sensor beresolusi ’gila’ yaitu 16 mega piksel (hampir 3x lipat resolusi kamera Nikon D40 saya). Apakah ini kabar baik atau buruk? Bagi saya ini kabar buruk karena noise yang dihasilkan akan semakin tinggi dan belum lagi besarnya ukuran foto akan merepotkan saat sekedar melihat di komputer atau melakukan olah digital. Tapi apa mau dikata, bila anda penasaran mengenali kamera saku baru dengan sensor 16 MP, inilah diantaranya :
Canon Powershot A3300 IS


- F2.8-5.9, 5X optical zoom lens, equivalent to 28 – 140 mm
- Optical image stabilization
- 3-inch LCD display
- Even more stylish body, comes in black, blue, pink, red, and silver
- Records videos at 1280 x 720
- Lithium-ion rechargeable battery
- Priced at $179
Casio Exilim EX H-30


- F3.0-5.9, 12.5X optical zoom lens, equivalent to 24 – 300 mm
- Sensor-shift image stabilization
- 3-inch LCD display with 460,800 pixels
- Full manual controls, plus Premium Auto mode
- Slide Panorama feature creates 240 degree panoramic photos by panning the camera
- Records videos at 1280 x 720 (24 fps) with use of optical zoom
- Unknown amount of built-in memory + SD/SDHC/SDXC slot
- Uses NP-130 li-ion battery, 1000 shots per charge
- Available in silver, black, red, and gold
- Ships in March for $249
Panasonic Lumix FH5


- F3.1-6.5, 4X optical zoom lens, equivalent to 28 – 112 mm
- Optical image stabilization
- Venus Engine VI image processor
- 2.7″ LCD display with 230,000 pixels
- Intelligent Auto mode
- Records movies at 1280 x 720 (24 fps) with sound
- 70MB onboard memory + SD/SDHC/SDXC slot
- Uses lithium-ion battery, 260 shots per charge
- Comes in silver, black, violet, and gold
Fuji FinePix JX350


- F2.6-6.2, 5X optical zoom lens, equivalent to 28 – 140 mm
- 2.7″ LCD display with 230,000 pixels
- Metal body
- Point-and-shoot operation with SR Auto mode
- Face detection w/auto redeye removal, plus smile and blink detection
- 3-shot Motion Panorama feature
- Records movies at 1280 x 720 (30 fps) with sound
- SD/SDHC card slot
- Uses NP-45A li-ion battery; 180 shots per charge
- Ships in February for $159
Sony Cybershot DSC-H70


- F3.5-5.5, 10X optical zoom Sony G lens, equivalent to 25 – 250 mm
- Optical image stabilization
- 3-inch LCD display with 230,000 pixels
- Limited manual controls + iAuto mode
- Standard Sweep Panorama mode
- Records movies at 1280 x 720 (30 fps) with sound
- HDMI output
- SD/SDHC/SDXC + MS Pro Duo card slot
- Uses NP-BG1 lithium-ion battery
- Available in black, red, blue, and silver
- Ships in March for $230
Begitulah, kamera saku tahun ini tampaknya akan dimeriahkan oleh kamera bersensor 16 MP. Kabar baiknya, kamera masa kini semakin murah (semoga hasil fotonya tidak semakin jelek) dan fiturnya sudah semakin mewah. Bayangkan, kelima kamera saku diatas memiliki rentang harga antara 150-250 USD, tapi sudah memiliki fitur seperti HD movie, Image stabilizer (kecuali Fuji JX350) dan lensa wideangle. Kamera mahal seperti Casio EX-H30 bahkan memiliki lensa 24mm, sementara Sony DSC-H70 berlensa 25mm. Catatan khusus yang perlu diamati, kebanyakan kamera saku generasi sekarang memiliki bukaan maksimal yang kecil, seperti f/3.0 bahkan f/3.5 untuk wide dan f/5.5 bahkan hingga sangat kecil di f/6.5 untuk posisi tele. Untuk itu sebuah kredit saya acungkan pada Canon A3300 IS yang masih menggunakan lensa yang berguna yaitu 28-140mm f/2.8-5.9 yang jauh lebih baik daripada yang dimiliki Lumix FH5 yaitu Leica 28-112mm f/3.1-6.5. Apalagi harganya masih wajar yaitu sekitar 1,6 jutaan sehingga bakal menjadi kamera rekomendasi saya di tahun 2011 ini.
Posted in
Mengapa begitu banyak orang yang dengan antusias menantikan kehadiran kamera DSLR baru dari Nikon, yang dirumorkan akan bernama D90? Apakah banjir kamera Nikon baru yang terjadi tahun ini masih belum mencukupi? Ada D60, lalu D300, dan terakhir D700, mengapa masih banyak yang menantikan D90?Dalam dunia SLR, Nikon sudah lama terkenal akan kualitasnya, baik untuk kameranya maupun jajaran lensanya. Baik dalam membuat DSLR entry-level ataupun DSLR profesional, Nikon berhasil menjaga konsistensi dalam hal ergonomi dan desain yang baik, kinerja yang tinggi dan hasil foto yang memuaskan. Salah satu kamera DSLR Nikon yang amat populer di kalangan fotografer adalah Nikon D80, sebuah kamera kelas menengah yang berkinerja tinggi dan harga terjangkau. Hingga kini keberadaan Nikon D80 masih mampu bersaing dengan kamera DSLR lain yang lebih modern, kecuali tentu tidak untuk bersaing dalam hal fitur baru seperti live-view
Apabila N (pengganti D40) ditargetkan sebagai DSLR entry-level, sementara Nikon D300 (pengganti D200) ditargetkan sebagai DSLR semi-profesional, lantas dimanakah posisi Nikon D80? Agak sulit tampaknya, karena D80 bisa digolongkan dalam kelas entry-level maupun semi-pro. Maka itu prediksi yang berkembang menyatakan kalau D80 tidak akan ada penerusnya, tidak D90 ataupun D lainnya. Inilah yang membuat banyak pecinta Nikon yang merasa sedih saat menyadari kemungkinan akan punahnya seri D80 yang populer ini.
Nikon D60 sendiri sebagai DSLR entry-level punya (banyak) keterbatasan, dalam hal ini keterbatasan yang ada cukup serius sehingga para fotografer yang sudah cukup mahir tidak bersedia memilikinya. Katakanlah, keterbatasan pilihan lensa yang bisa auto fokus di D60, hingga keterbatasan titik AF yang cuma ada tiga titik. Di lain pihak, untuk memakai D300 justru kendala utama yang dihadapi banyak orang adalah masalah harga. Di kelas DX, siapa sih yang tidak menginginkan Nikon D300? Tapi untuk lebih realistis, adakah kamera lain yang kinerjanya mendekati D300 tapi harganya mendekati D60, atau kamera menengah yang bisa diandalkan namun tetap terjangkau? Ya, jawabannya adalah Nikon D80, namun mengingat D80 ini sudah cukup ‘tua’, tentu harapan akan kamera menengah dari Nikon tertumpu di D90 nanti apabila benar ada.
Bisa jadi, inilah alasan kenapa banyak sekali pihak yang antusias akan hadirnya Nikon D90 :
- mereka perlu kamera DSLR Nikon yang terkenal akan kualitasnya dan jajaran lensanya yang lengkap
- mereka perlu kamera DSLR kelas menengah yang mampu mengimbangi peningkatan kemampuan/skill fotografi mereka
- mereka tidak ingin membeli D300 (apalagi D700) yang harganya masih mahal
- mereka mengagumi kualitas Nikon D80 namun menyayangkan ketiadaan fitur live-view
Oke, katakanlah kemungkinan 99% Nikon D90 ini nanti akan benar-benar diluncurkan. Lantas apa yang menjadi kekuatan utamanya? Pasar DSLR sudah amat sesak, berbagai fitur baru terus saja bermunculan. Nikon D90 sebagai DSLR kelas menengah semestinya harus tetap mempertahankan nilai plus yang ada di D80, sambil mengikuti tren fitur modern yang menyertai DSLR masa kini seperti teknologi live-view (yang sementara ini hanya bisa ditemui pada Nikon D300 keatas). Dengan harga sekitar 13 jutaan, tentu D90 nanti akan jadi pesaing berat bagi Canon 40D, Pentax K20D, Olympus E3 dan Sony A700.
Sebagai penutup, seperti biasa, izinkan saya meramal sedikit mengenai spesifikasi Nikon D90 ini :
- Sensor CMOS APS-C dengan 12 MP
- lensa kit baru 18-105mm DX VR
- layar LCD 3 inci dengan live-view
- movie mode
- 11 titik AF
- geotagging dengan built-in GPS
- ISO 200-3200 (plus boost up to 6400)
- penta-prism viewfinder
- 4.5 fps continuous shooting
- weather sealed body, tapi tidak berbahan magnesium alloy
- anti debu pada sensornya
- Expeed engine, Active-D lighting
- 1/250s flash sync speed, shutter life up to 100.000 cycles
- SD/SDHC card
Update : Nikon D90 akhirnya benar-benar diluncurkan pada 27 Agustus 2008.
Tips merawat kamera DSLR
Posted in

Tips perawatan kamera di bawah ini tidak hanya berlaku pada kamera DSLR, tapi dapat diaplikasikan pada semua jenis kamera :
1 . Merawat bodi kamera.
Bersihkan bagian luar bodi kamera dengan kain yang lembut, gunakan blower untuk menyingkirkan debu yang menempel di sudut-sudut. Pembersihan bagian dalam dimulai dengan menggunakan blower, lalu blower brush untuk kotoran yang membandel, me-lock up mirror ke atas jika ingin memblower bagian sensor. Saya tidak merekomendasikan anda untuk membersihkan sendiri jika ada kotoran yang membandel di bagian sensor kamera karena sensor adalah bagian yang sangat sensitif.
2. Merawat lensa.
Jangan menyentuh bagian optis lensa dengan jari, pasang selalu filter pelindungnya atau gunakan lens hood. Pasang selalu tutup lensa jika tidak sedang digunakan untuk mengurangi resiko debu menempel. Jika ingin membersihkan lensa, gunakan blower terlebih dahulu, lalu lens brush, baru lens cloth jika ada bekas jari yang menempel.
3. Merawat batere.
Jangan mencharge batere secara berlebihan, segera cabut jika sudah penuh. Lepaskan batere dari dalam kamera jika sedang tidak digunakan, usahakan agar hanya memakai batere original.
4 . Merawat kartu memori.
Biasakan untuk menyimpan kartu memori di dalam casingnya agar terhindar dari debu, terpapar benda bermedan magnet dan memperpanjang umur kartu memori.
5 . Penyimpanan kamera.
Jika memiliki dana lebih dapat dipertimbangkan untuk memiliki drybox yang menggunakan alat pengatur kelembaban sebagai tempat penyimpanan kamera atau cara hemat seperti saya, simpan kamera di dalam plastik ber-clip yang diberi silica gel, simpan di tempat kering dan jauhi benda-benda bermagnet.
Dengan cara seperti ini mudah-mudahan peralatan fotografi anda bisa lebih awet dan berumur panjang.
Nikon D3000 : Kamera DSLR Pilihan Bagi fotographer Pemula
Posted in
Kamera DSLR Nikon D3000. Sejak diluncurkan nikon pada akhir tahun 2008 , kamera ini cukup menarik perhatian karena harga yang ditawarkan cukup murah dibandingkan kamera DSLR buatan nikon sejenis. Bagi fotographer pemula kemabli yang menjadi titik berat adalah kemampuan kamera dalam membidik objek. Terlebih lagi bagi pemula tentunya ingin belajar cara menggunakan kamera , membidik objek dengan baik dan benar.
Secara dimensi Nikon D3000 D-SLR berukuran 126 x 94 x 64 mm. Bobotnya tergolong cukup berat yaitu sebesar 620g (tanpa baterai). Walaupun cukup berat kamera sekelasnya namun Nikon D3000 ini masih cukup nyaman digenggam. Grip yang juga berfungsi sebagai tempat baterai memberikan pegangan yang cukup besar sementara area kosong di baliknya pun cukup lapang untuk tumpuan ibu jari. Hasilnya, kamera tak jadi gampang terpeleset saat dioperasikan. Tombol-tombol ditata rapi di sebelah kanan layar dan di berbagai tempat yang mudah dijangkau oleh jari.Dalam kemapuan membidik objek Nikon D3000 cukup bisa diandalkan karena dilengkapi dengan sensor berkapasitas 10.2 megapixel. Sistem fokus bekerja dengan cepat dan akurat bahkan di hampir semua kondisi pencahayaan.
Nikon D3000 dilengkapi kemampuan membidik objek dalam format JPEG dan RAW. Dalam mode JPEG kamera ini sanggup mengambil dua gambar dalam satu detik sementara bila menggunakan mode continuous maka tiga gambar dapat diambil dalam waktu satu detik. Kemampuan ini akan menurun saat menggunakan mode RAW. Tentu saja penurunan kecepatan ini ada gunanya. Menggunakan format RAW jelas hasil bidikan akan lebih berkualitas karena tak ada kompresi pada saat file diproses. Hasil bidikannya sangat tajam dengan exposure yang sempurna. Warna alam pun dapat direproduksi dengan sangat baik dan tak ada gejala penyimpangan warna.
Penilaian saya pribadi kamera ini cukup baik dari segi performa dan dalam kemampuan membidik objek. Trusted Reviews bahkan memberikan nilai 8 dari 10 untuk kamera yang terbuat dari plastik dan kerangka logam ini. Berdasarkan survey tertanggal 3 Mei 2010 di beberapa pusat elektronik di Bandung, kamera ini di banderol seharga 5-6 jutaan. (Mbe)
Spesifikasi (Sumber Majalah Chip) :
Sensor : 18-55mm f/3.5-5.6G 10.2 megapixel DX-format CCD sensor
Lensa : Nikon Zoom Lens
Zoom : By Lens
Viewfinder : Optical TTL, 95% coverage
LCD Monitor : TFT (230.000 pixel) 3 inci
Maximum Aperture : By Lens
ISO Range : 100-1600 (expand to Hi-1 setting of ISO 3200)
Storage Media : SD card, SDHC card
File Format : JPEG, RAW
Interfaces : USB 2.0, Video output (PAL/ NTSC)
Dimensi : 126 x 94 x 64 mm
Posted in
10 Kamera SLR digital terbaik
Jika dalam artikel sebelumnya ditulis tentang kamera saku digital terbaik, maka artikel kali ini adalah tentang 10 kamera SLR digital terbaik.Bagi sebagian orang yang benar-benar ingin terjun di dunia fotografi tentu tidak akan cukup hanya dengan bermodalkan kamera saku digital saja. Orang-orang seperti itu membutuhkan kamera yang lebih lengkap fiturnya dan lebih bagus hasil jepretannya, sehingga bagi mereka tidak akan ada masalah jika harus mengeluarkan uang lebih banyak karena uang yang dikeluarkan akan sebanding dengan hasil yang didapatkan. Dan itu bisa didapatkan dari sebuah kamera SLR digital.
Sekilas tentang kamera SLR digital:
1. Nikon D90
Max. Megapixels: 12.3 Megapixels
Optical Zoom: 6X Zoom
Jangkauan Zoom Minimal (mm): 18
Jangkauan Zoom Maksimal (mm): 105
Berat (ons): 40.5
Slot Media: SD Card
Nilai dari PCWorld: 88
Harga: Rp 10,700,000 (Body) dan Rp 13,700,000 (Kit)
Kesimpulan: Tipe D90 ini memiliki nilai tinggi dalam menghasilkan gambar yang sangat bagus dan desain yang mengagumkan
2. Canon EOS 50D
Max. Megapixels: 15.1 Megapixels
Optical Zoom: 11X Zoom
Jangkauan Zoom Minimal (mm): 18
Jangkauan Zoom Maksimal (mm): 200
Berat (ons): 50.6
Slot Media: CompactFlash
Nilai dari PCWorld: 87
Harga: Rp 10,550,000 (Body) dan Rp 14,400,000 (Kit/17-85IS)
Kesimpulan: Meskipun tipe ini bukanlah tipe yang mesti diupgrade dari tipe 40D namun ada beberapa fitur baru yang ditambahkan didalamnya
3. Canon EOS Rebel XSI SLR (hanya body)
Max. Megapixels: 12.2 Megapixels
Optical Zoom: 3X Zoom
Jangkauan Zoom Minimal (mm): 18
Jangkauan Zoom Maksimal (mm): 55
Berat (ons): 25.8
Slot Media: SD Card
Nilai dari PCWorld: 86
Harga: $559.00 - $825.95
Kesimpulan: Tipe Rebel Xsi memberikan kemampuan jangkau yang cukup kuat namun anda mungkin perlu mengeluarkan uang lebih banyak dibanding pengeluaran yang harus dikeluarkan oleh pengguna pemula
4. Canon EOS 40D
Max. Megapixels: 10.1 Megapixels
Optical Zoom: 4.8X Zoom
Jangkauan Zoom Minimal (mm): 28
Jangkauan Zoom Maksimal (mm): 135
Berat (ons): 48.8
Slot Media: CompactFlash
Nilai dari PCWorld: 85
Harga: Rp 8,900,000 (Body) dan Rp 13,200,000 (Kit/17-85IS)
Kesimpulan: Sebuah kamera dengan fitur lengkap sekaligus hasil gambar yang memuaskan. Hasil foto akan terlihat seperti seorang profesional
5. Sony Alpha DSLR-A300
Max. Megapixels: 10.2 Megapixels
Optical Zoom: 3.8X Zoom
Jangkauan Zoom Minimal (mm): 18
Jangkauan Zoom Maksimal (mm): 70
Berat (ons): 32.8
Slot Media: CompactFlash, Memory Stick
Nilai dari PCWorld: 85
Harga: Rp 6,320,000 (Kit) dan Rp 8,600,000 (Doublekit)
Kesimpulan: Layar LCD yang mudah diatur dan real time, desain cukup baik, mudah digunakan sekaligus ekonomis
6. Olympus Evolt E-510 Black Digital Camera Kit
Max. Megapixels: 10 Megapixels
Optical Zoom: 3X Zoom
Jangkauan Zoom Minimal (mm): 28
Jangkauan Zoom Maksimal (mm): 84
Berat (ons): 26.7
Slot Media: CompactFlash, xd-Picture Card
Nilai dari PCWorld: 85
Harga: $449.00 - $569.99
Kesimpulan: Tipe ini menawarkan banyak tambahan fitur walaupun harganya tergolong tidak terlalu mahal, meskipun beberapa fungsi akan sulit untuk diakses
7. Olympus E3
Max. Megapixels: 10.1 Megapixels
Optical Zoom: 5X Zoom
Jangkauan Zoom Minimal (mm): 24
Jangkauan Zoom Maksimal (mm): 120
Berat (ons): 52.6
Slot Media: CompactFlash, xd-Picture Card
Nilai dari PCWorld: 84
Harga: $1235.00 - $1399.99
Kesimpulan: Kamera yang besar, berat dan terlihat kokoh ini memiliki kontrol tingkat mahir dan dapat autofocus dengan cepat
8. Canon EOS Rebel XS
Max. Megapixels: 10.1 Megapixels
Optical Zoom: 3X Zoom
Jangkauan Zoom Minimal (mm): 18
Jangkauan Zoom Maksimal (mm): 55
Berat (ons): 28
Slot Media: SD Card
Nilai dari PCWorld: 83
Harga: Rp 4,500,000 (Kit) dan Rp 5,450,000 (Doublekit)
Kesimpulan: Tipe ini merupakan kamera SLR digital yang cocok digunakan untuk pemula, karena mudah digunakan sekaligus harganya tidak terlalu menguras kantong
9. Pentax K20D
Max. Megapixels: 14.6 Megapixels
Optical Zoom: 3X Zoom
Jangkauan Zoom Minimal (mm): 18
Jangkauan Zoom Maksimal (mm): 55
Berat (ons): 36.5
Slot Media: SD Card
Nilai dari PCWorld: 83
Harga: Rp 13,990,000 (Kit)
Kesimpulan: Meskipun tipe ini cukup baik namun fitur autofocusnya yang lambat akan membuat anda frustasi
10. Nikon D60
Max. Megapixels: 10.2 Megapixels
Optical Zoom: 3X Zoom
Jangkauan Zoom Minimal (mm): 18
Jangkauan Zoom Maksimal (mm): 55
Berat (ons): 28.8
Slot Media: SD Card
Nilai dari PCWorld: 83
Harga: Rp 5,150,000 (Body) dan Rp 6,500,000 (Kit/18-55VR ditambah 4G)
Kesimpulan: Kamera ini walaupun menghasilkan foto yang memuaskan, namun sedikit sekali penambahan fitur dibanding D40x
Langganan:
Postingan (Atom)


















